Custom Search

Anggaran Biaya Promosi

0 comments

MYCOPYPASTE

Dalam pertimbangkan variabel promosi yang akan di pergunakan dalam perusahaan, kadangkala anggapan yang di pergunakan adalah bahwa dana promosi telah ada. Dalam kenyataannya, penentuan anggaran promosi justru di lakukan sebelum pemilihan bauran promosi.

Idealnya, anggaran promosi di tentukan dengan cara menghitung marginal revenue yang di peroleh dari tambahan setiap unit uang yang di keluarkan dalam bauran promosi. Selama marginal revenue yang di peroleh lebih besar dari marginal cost untuk promosi, maka penambahan dana promosi masih dapat di benarkan. Masalah utama dalam penerapan metode ini adalah pada penentuan marginal revenue itu sendiri. Perusahaan sangat jarang atau bahkan sulit mengetahui berapa banyak revenue yang di peroleh dari setiap tambhan dana yang di keluarkan untuk promosi. Oleh karena keterbatasan pada metode optimal ini maka perusahaan menggunakan alternatif lain yaitu.

* Objective-task method

Penggunaan metode ini memerlukan serangkaian langkah yaitu : penentuan tujuan promosi, menentukan strategi atau bahkan gugus tugas yang di butuhkan untuk mencapai tujuan itu, dan menentukan jumlah pengeluarlan yang di butuhkan dalam implementasi strategi. Untuk melakukan justifikasi atas anggaran yang di tetapkan, manajer pemasaran harus menggunakan asumsi tertentu yang mampu menjelaskan tentang tujuan dan mengapa hal itu di lakukan.

* Metode Presentase Penjualan

Satu cara yang dapat di tempuh dalam mengestimasi besarnya anggaran promosi adalah dengan menentukan presentase tertentu penjualan periode yang lalu atau perkiraan penjualan tahun yang datang. Metode presentase penjualan ini banyak di pergunakan karena beberapa alasan. Pertama, adalah sederhana dan mudah untuk di lakukan. Kedua, pengeluaran promosi akan bervariasi di antara berbagai merk produk. Ketiga, dengan menggunakan metode ini maka pengeluaran untuk promosi dapat di perkirakan sebelumnya.

Namun demikian, beberapa kelemahan mendasar yang melekat dalam metode presentase penjualan sebagai dasar penetapan anggaran promosi adalah :

· Sangat tidak logis mengkaitkan secara langsung prakiraan pengeluaran dengan data masa lalu. Ini berarti bahwa penjualan menentukan bauran promosi, demikian pula sebaliknya. Dengan kata lain, apabila penjualan masa lalu adalah nol maka perusahaan tudak perlu mengaggarkan sejumlah dana untuk promosi

· Penjualan tidak secara langsung menncerminkan profitabilitas. Produk dengan marjin keuntungan kecil kadangkala menghasilkan volume penjualan tinggi.

· Kalau anggaran di tetapkan berdasarkan prakiraan penjualan, ada kecendrungan manajer pemasaran menaikan angka prakiraan penjualan untuk menjamin bahwa tersediaanya dana promosi produk.

* Competitive parity

Bentuk pendekatan lain yang dapat juga di pergunakan untuk menetapkan anggaran promosi adalah dengan mengimbangi anggarn pesaing. Metode ini di lakukan dengan cara menentukan anggaran promosi dari presentase penjualan dua atau tiga perusahaan pesaing. Walaupun cara seperti itu menunjukan pemikiran dalam menghadapi pesaing, tetapi tidak ada jaminan bahwa perusahaan akan memperoleh gambaran yang akurat tentang pesaing. Sangat mungki terjadi, dengan mengunakan presentase penjualan industri, perusahaan akan menggunakan kesalahan para pesaing sebagai dasar penentuan anggaran promosi perusahaan.

* Metode arbitary

Banyak perusahaan tidak menggunakan proses perencanaan formal dalam menentukan besarnya anggaran promosi. Anggapan yang di anut adalah bahwa tidak ada kaitannya antara volume besarnya dana untuk promosi. Oleh karena itu, dasar yang di pergunakan untuk menentukan anggarn proosi adalah pada kemampuan perusahaan untuk menyediakan dana. Kelemahan cara macam ini adalah bahwa perusahaan tidak bisa mengkaitkan promosi dengan penjualan, yang berarti sulit untuk menilai kinerja bagian penjualan. Ketetapan justifikasi yang di lakukan manajer akan sangat menentukan keberhasilan promosi.

PERENCANAAN PROMOSI

Perencanaan promosi pada dasranya adalah merupakan bagian dari perencanaan pemasar secara menyeluruh. Hanya saja, aktivitas yang di lakukan menganut serangkaian langkah mendasar sebagai berikut :

* Menetapkan tujuan promosi

· Mendorong kesadaran konsumen atas merk produk

· Memberikan informasi atas produk

· Memberikan dorongan kepada konsumen pasca pembelian

* Menetapkan target audience

* Mengembangkan cara yang akan di tempuh untuk mendekati audience

· Mengunakan iklan di mass media

· Menungkatkan upaya penjualan langsung

· Meningkatkan aktivitas promosi penjualan

* Menyusun formulasi strategi promosi untuk mancapai tujuan.

Sebagai contoh, apabila tujuan promosi adalah untuk mendorong kesadaran konsumen terhadap merk produk, maka strategi yang di tempuh adalah dengan melakukan pengiklanan secara agresif

* Menentukan alokasi dana promosi pada masing – masing variabel bauran promosi yang di pergunakan

* Mengevaluasi efektifitas kegiatan promosi dan melakukan penyesuaian tujuan dan strategi bila di anggap baru.




  • Cara-Cara Penetapan Harga Produk


  • Metode Penetapan Harga Untuk Menghadapi Pasar/Pesa...


  • Tujuan & Metode Pendekatan Penetapan Harga


  • PENETAPAN HARGA JUAL


  • Strategi Penetapan Harga Berdasarkan Nilai Pelangg...


  • Enam Kesalahan Penetapan Harga Terbesar


  • POWER PRICING


  • Kebijakan Penetapan Harga Produk


  • Tujuan Strategi Penetapan Harga Bagi Perusahaan Bi...


  • Metode Penetapan Harga Dengan Pendekatan Biaya



  • MYCOPYPASTE


    Selengkapnya...

    Daftar Lengkap Pemenang Top Brand Award 2013

    0 comments

    MYCOPYPASTE

    Survei Top Brand responden general dilakukan di delapan kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Pekanbaru, dan Balikpapan melibatkan 2.800 sampel random dan 1.400 sampel booster.

    Top Brand Award merupakan sebuah penghargaan terhadap merek-merek yang tergolong sebagai merek yang TOP. Top Brand Award diberikan kepada merek-merek di dalam kategori produk tertentu yang memenuhi dua kriteria, yakni:

    1. Merek-merek yang memperoleh Top Brand Index minimum sebesar 10%.
    2. Merek-merek yang menurut hasil survei berada dalam posisi top three di dalam kategori produknya.

    Kedua kriteria tersebut harus dipenuhi oleh sebuah merek agar ia berhak menyandang predikat Top Brand. Dengan adanya dua kriteria itu, dalam satu kategori produk tidak menutup kemungkinan terdapat lebih dari satu merek, maksimal tiga merek yang meraih predikat Top Brand.

    Dalam acara Top Brand Award tersebut, juga diberikan seminar singkat oleh Bapak Handi Irawan selaku Chairman Lembaga Riset Frontier Consulting Group tentang "Brand Valuation : How much is Your Brand Worth ?".

    Berikut Daftar Pemenang Top Brand Award 2013:

    Merek Pemenang, Kategori (Sesi Pertama):

    Artco, Wheelbarrow
    Dji Sam Sue, Non-Filter Clove Cigarettes
    Sampoerna A Mild, Mild Clove Cigarettes
    Marlboro, Filter Cigarettes
    Astra Credit Companies, 4 Whells Automotive Leasing Company
    Tahapan BCA, Saving Account
    Halo BCA, Call Center
    m-BCA, Mobile Banking
    BCA, ATM Card
    Klik BCA, Internet Banking
    KPR BCA, Home Loan Bank
    Olympic, Knock Down Furniture
    Acer, Notebook
    Acer Iconia, Tablet PC
    Pixy, Lipstick
    Pixy, Face Powder
    Momogi, Snack Extrude Stick
    Excel, Water Thank
    Polytron, Audio
    Polytron, Home Theater
    Hi Lo Calcium Powder Milk
    Bussan Auto Finance (BAF), 2 Wheels Automotive Leasing Company
    Autan, Anti-Mosquito Lotion
    Baygon, Mosquito Coil
    Baygon, Mosquito Liquid & Spray
    Baygon, Electric Mosquito
    Canon, Fax Machine
    Canon, Fotocopy Machine
    Bantex, File Binder
    Toyota Yaris, City Car
    Toyota Avanza, MPV
    Kijang Innova, MPV
    Nokia, Handphone
    Nokia, Smartphone
    Garda Oto, Car Insurance

    Kategori, Merek Pemenang (Sesi Kedua):

    Tap, Onda
    Energy Drink � Liquid, Hemaviton Energy Drink
    Energy Drink � Powder, Hemaviton Jreng
    Cold Medicine, Bodrex Flu dan Batuk
    Multivitamin, Hemaviton
    Vitality Enhancer for Men, Neo Hormoviton / Hormoviton
    Analgesic, Bodrex
    Talcum Powder, Herocyn
    Hand & Body Lotion, Marina
    Cheese Wafer, Richesse Nabati
    Deodorant Powder, Harum Sari
    Lipstick, Revlon
    Mascara, Revlon
    Life Insurance, Prudential Life Assurance
    4-Wheel Engine Lubricant, Shell Helix
    Sport Motorcycle, Honda New Mega Pro
    Sport Motorcycle, Honda Tiger
    Automatic Motorcycle, Honda Beat
    Automatic Motorcycle, Honda Vario
    Moped Motorcycle, Honda Supra
    Gas Stove, Quantum
    Gas Regulator, Quantum
    City Car, Honda Jazz
    Sharia Bank, BRI Syariah
    Women�s Underwear, Sorella
    Cough Medicine, OBH Combi
    Non-Filter Clove Cigarettes, Gudang Garam Merah
    Filter Clove Cigarettes, Gudang Garam International
    Filter Clove Cigarettes, Gudang Garam Surya
    Pre Paid Cellular Simcard, SimPati
    Post Paid Cellular Simcard, Kartu Halo
    Internet Service Provider Mobile, Telkomsel Flash
    BlackBerry Service Provider, Telkomsel
    Mosquito Coil, HIT
    Mosquito Liquid & Spray, HIT
    Electric Mosquito, HIT
    Wet Tissue, Mitu
    Hair Dryer, Philips
    Coffee Maker, Philips

    Kategori, Merek Pemenang (Sesi ketiga):

    Wall Paint, Avitex
    Wood & Iron Paint, Avian
    Bedding, Romance
    Television, LG
    Refrigerator, LG
    Air Conditioning, LG
    Washing Machine, LG
    Home Theater, LG
    4-Wheel Engine Lubricant, Top 1
    2-Wheel Engine Lubricant, Top 1
    Filter Clove Cigarettes, Djarum Super
    Anti-Mosquito Lotion, Soffell
    Ironing Spray, Kispray
    Vocational Academy, LP3I
    Analgesic, Paramex
    Mint Candy, Relaxa
    Herbal Medicine Against Cold, Antangin
    Talcum Powder, Caladine
    Padlock, Dekkson
    Plastic Container, Tupperware
    Pipe, Pralon
    Printer, Epson
    Scanner, Epson




  • Cara-Cara Penetapan Harga Produk

  • Metode Penetapan Harga Untuk Menghadapi Pasar/Pesa...

  • Tujuan & Metode Pendekatan Penetapan Harga

  • PENETAPAN HARGA JUAL

  • Strategi Penetapan Harga Berdasarkan Nilai Pelangg...

  • Enam Kesalahan Penetapan Harga Terbesar

  • POWER PRICING

  • Kebijakan Penetapan Harga Produk

  • Tujuan Strategi Penetapan Harga Bagi Perusahaan Bi...

  • Metode Penetapan Harga Dengan Pendekatan Biaya


  • MYCOPYPASTE


    Selengkapnya...

    BIAYA PEMASARAN

    0 comments

    MYCOPYPASTE

    Biaya Pemasaran dalam arti sempit, yaitu biaya-biaya yang dikeluarkan untuk menjual dan membawa produk ke pasar.
    Biaya Pemasaran dalam arti luas, yaitu biaya-biaya yang dikeluarkan sejak saat produksi selesai dan disimpan dalam gudang sampai produk tersebut berubah menjadi uang tunai.

    Penggolongan biaya pemasaran:
    1. Order getting yaitu biaya untuk mendapatkan langganan
    2. Order fielling yaitu biaya untuk memenuhi pesanan.

    Order getting cost yaitu semua biaya yang dikeluarkan dalam usaha memperoleh pesanan, jadi yang termasuk dalam biaya order getting: salesman, komisi dan advertensi.

    Order fielling cost yaitu semua biaya yang dikeluarkan untuk mengusahakan agar produk sampai ke tangan pembeli dan biaya biaya untuk mengumpulkan uang dari pembeli.

    Penggolongan Biaya Pemasaran menurut fungsinya:
    1. Biaya Penjualan meliputi: gaji salesman, bonus, komisi, biaya perjalanan salesman, dan lain-lain.
    2. Biaya Advertensi meliputi: gaji karyawan bagian advertensi, biaya pameran, biaya sampel, biaya promosi, iklan, dan lain-lain.
    3. Biaya Pergudangan meliputi: sewa gudang, gaji karyawan pergudangan.
    4. Biaya Pembungkusan dan Pengiriman meliputi: gaji bagian pembungkus, gaji bagian pengiriman, biaya penyusutan kendaraan.
    5. Biaya Kredit dan Penagihan meliputi: gaji bagian penagihan, kerugian piutang dihapuskan, potongan tunai.
    6. Biaya Akuntansi untuk Biaya Pemasaran.

    Cara Mengalisis Biaya Pemasaran
    Analisis biaya pemasaran dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu:
    1. Analisis biaya pemasaran menurut jenis biaya atau objek
    sasarannya.
    2. Analisis biaya pemasaran menurut fungsi distribusi adalah suatu
    kegiatan pemasaran yang memerlukan pengeluaran biaya. Analisis
    biaya pemasaran menurut fungsi ini bertujuan untuk pengendalian
    biaya dan berguna untuk analsis biaya pemasaran menurut cara
    penerapan usaha pemasaran.
    3. Analisis biaya pemasaran menurut cara penerapan usaha
    pemasaran. Apabila analisis biaya pemasaran menurut fungsinya
    hanya berguna untuk pengendalian saja, tetapi tidak membantu
    dalam mengarahkan kegiatan pemasaran. Analisis ini dapat dibagi
    sebagai berikut:
    a. Menurut Jenis Produk
    b. Menurut Daerah Pemasaran
    c. Menurut Besarnya Pesanan
    d. Menurut Saluran Distribusi.

    Langkah-langkah Yang Harus Ditempuh Dalam Mengalisis Biaya Pemasaran:
    1. Menggolongkan jenis biaya pemasaran menurut fungsinya
    2. Menentukan jenis anlisis yang akan digunakan
    3. Menggolongkan jenis biaya pemasaran ke dalam biaya
    langsung, biaya setengah langsung, dan biaya tidak
    langsung.
    4. Menentukan dasar alokasi biaya pemasaran.
    5. Bandingkan antara hasil dan biaya menurut jenis
    produknya, baik menurut daerah pemasaran, besarnya
    pesanan maupun saluran distribusi.
    6. Cari laba bersih.

    Manfaat Analisis Biaya Pemasaran menurut Jenis
    Produk:
    1. Menentukan tingkat keuntungan tiap-tiap produk.
    2. Memberikan informasi biaya dalam menentukan harga
    jual.
    3. Membantu dalam memperkirakan pengaruh
    perubahan produk atau metoda penjualan produk
    terhadap biaya dan laba.
    Manfaat Analisis Biaya Pemasaran Menurut Daerah
    Pemasaran:
    1. Mengendalikan biaya pemasaran tiap daerah
    pemasaran. Hal ini sangat penting apabila
    pengendalian biaya tersebut dikendalikan langsung
    oleh cabang yang bersangkutan.
    2. Mengarahkan pemasaran produk pada daerah-daerah
    yang memberikan keuntungan yang tinggi.




  • Cara-Cara Penetapan Harga Produk

  • Metode Penetapan Harga Untuk Menghadapi Pasar/Pesa...

  • Tujuan & Metode Pendekatan Penetapan Harga

  • PENETAPAN HARGA JUAL

  • Strategi Penetapan Harga Berdasarkan Nilai Pelangg...

  • Enam Kesalahan Penetapan Harga Terbesar

  • POWER PRICING

  • Kebijakan Penetapan Harga Produk

  • Tujuan Strategi Penetapan Harga Bagi Perusahaan Bi...

  • Metode Penetapan Harga Dengan Pendekatan Biaya


  • MYCOPYPASTE


    Selengkapnya...

    Nilai Tambah Produk Lewat Merek

    0 comments

    MYCOPYPASTE

    Nilai Tambah Produk Lewat Merek . Ada orang bilang “Apalah arti sebuah Nama?” Seolah-olah nama merupakan sesuatu yang bersifat simbol semata. Begitu pula dengan sebuah produk, Merek merupakan nama untuk sebuah produk.
    Dari segi pengertian merek merupakan identifikasi dari sebuah barang atau jasa yang dijual atau diproduksi oleh orang atau kelompok tertentu. Dengan merek dapat dibedakan kualitas, jenis dan identitas lain masing-masing produk.

    Sebagian Kelompok Usaha Kecil menganggap bahwa merek hanya perlu untuk produk-produk yang dimiliki oleh perusahaan besar saja, sedang untuk kelompok Usaha Kecil tidaklah penting sebuah merek. Selain itu ada kekhawatiran dengan menggunakan merek tertentu akan menyebabkan pengeluaran untuk pajak membengkak. Pemikiran-pemikiran semacam ini semestinya perlu ditinjau ulang, karena dengan menciptakan sebuah merek untuk produknya akan menjadi kunci sukses bisnis usaha kecil dalam memasarkan hasil-hasil produksinya.

    Kondisi selama ini konsen pemerintah maupun pihak usaha kecil dan menengah sendiri masih berkutat pada masalah permodalan. Pendampingan dan pengembangan Usaha Kecil dan Menengah dalam hal upaya pembuatan merek sebuah produk masih dirasa kurang. Pengusaha Usaha Kecil dari luar negeri yang masuk ke Indonesia umumnya sudah memiliki merek yang cukup kuat, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

    Pada saat ini kalangan Usaha Kecil dan menengah sudah banyak dikelola oleh kelompok masyarakat terdidik dengan kesadaran membangun merek dan image produk yang baik. Kelompok terdidik ini umumnya yang tidak terserap bekerja pada industri besar yang kemudian berwiraswasta atau memang memiliki jiwa enterpreneur. Dengan demikian persaingan usaha kecil dan menengah tidak lagi berada pada lingkup sempit dan produk yang terbatas, tetapi sudah bersaing pada level kualitas dan image produk. Disinilah sesungguhnya merek memegang peran yang sangat strategis untuk mendiferensiasikan produk dengan pesaing.
    Untuk itu, Dinas KUMKM Jawa Barat pada tahun 2010 memfasilitasi UMKM untuk mendapatkan merek. Menurut Kepala Dinas KUMKM Jawa Barat, Wawan Hernawan, anggapan merek itu mahal menjadi alasan sebagian besar UMKM untuk tidak menggunakan merek sendiri.

    ”Kebanyakan dari mereka justru lebih senang bila menggunakan merek yang sudah ngetop. Alasannya, peminatnya sudah banyak. Padahal dari sisi hukum jelas-jelas itu pelanggaran HAKI. Hal ini tentu saja ada konsekuensinya. Untuk itu saya berharap, para UMKM punya merek sendiri, yang bisa menjadi kebanggaan buat produknya,”ungkap Wawan pada Sosialisasi Hak Merek, di Aula Bung Hatta Jalan Soekarno Hatta Bandung, Rabu (17/3).

    Merek memiliki peran penting sehingga produk yang dihasilkan diminati dan dikenl konsumen. Fungsi merek diantaranya merek membedakan produk dengan produk pesaing. Merek akan memberikan identifikasi bahwa sebuah berbeda dengan produk lainnya . Identifikasi produk juga bermanfaat dalam hal iklan dan promosi.
    Selain itu, menambah nilai produk , Konsumen melihat merek sebagai sebuah tolok ukur dan menambah nilai sebuah produk. Merek bisa menambah image sebuah produk. Konsumen juga cenderung memilih produk yang bermerek karena lebih bisa dipercaya, asal-usul produk bisa diusut. Kebutuhan untuk mengelola merek akan lebih dirasakan oleh pengusaha Usaha Kecil yang akan membuka cabang.
    Menimbang beberapa manfaat tersebut, salah satu kiat sukses membangun bisnis adalah dengan mengelola merek untuk produk-produk yang kita miliki. Produk yang baik akan lebih mudah dikenal jika memiliki merek tertentu.

    Ada beberapa kiat bagi UMKM yang patut diperhatikan oleh UMKM dalam membuat merek diantaranya pilih merek yang mudah diingat, sederhana dan tidak terlalu panjang sehingga memudahkan konsumen menghafalnya dan mengucapkannya. Penggunaan merek yang menyerupai atau mendekati fungsi/ kegunaannya suatu produk akan memudahkan konsumen mengingatnya. Berpromosi dan beriklan secara terus menerus agar merek produk diingat terus.

    Para UMKM juga harus diingat dalam mengajukan permohonan HKI khususnya, ada merek yang tidak dapat didaftarkan. Hal ini apabila merek tersebut mengandung unsur-unsur diantaranya permohonan yang diajukan beritikad tidak baik, bertentangan dengan moralitas agama, kesusilaan atau ketertiban umum, tidak memiliki daya pembeda, tidak menjadi milik umum, merupakan keterangan atau berkaitan dengan barang atau jasa yang dimohonkan pendaftar.

    Merek yang diajukan UMKM juga bisa ditolak Dirjen HKI bila memiliki persamaan pada pokoknya atau keseluruhan dengan merek pihak lain yang sudah terdaftar untuk barang/jasa sejenis. Disamping memiliki persamaan pada pokonya atau keseluruhan dengan merek pihak lain yang sudah terkenal milik pihak lain untuk barang/jasa sejenis.

    Merek ditolak apabila menyerupai nama orang terkenal, foto dan nama badan hokum yang dimiliki orang lain, kecuali atas persetujuan tertulis dari yang berhak. Merek tersebut merupakan tiruan atau menyerupai nama, singkatan nama, bendera, lambing atau symbol, emblem Negara, lembaga nasional, tanda atau cap atau stempel resmi yang digunakan oleh Negara atau lembaga pemerintah kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang.

    Penghapusan dan pembatalan merek dapat dilakukan atas prakarsa Dirjen HKI, atas permohonan dari pemilik merek bersangkutan, atas putusan pengadilan berdasarkan gugatan penghapusan, tidak diperpanjang jangka wakttu pendaftaran mereknya oleh yang bersangkutan.

    Manfaat HKI-Merek bagi KUMKM diantaranya sebagai asset berharga untuk memberikan daya dukung bagi pengembangan usaha KUMKM. Merek sebagai tameng pencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat dan menjadi pemicu peningkatan daya saing. Merek pula menjadi motor untuk peningkatan inovasi dan kreativitas. Merek sebagai alat untuk pencitraan image dari suatu produk.

    (sumber diskumkm.jabarprov)
    Share

  • Cara-Cara Penetapan Harga Produk

  • Metode Penetapan Harga Untuk Menghadapi Pasar/Pesa...

  • Tujuan & Metode Pendekatan Penetapan Harga

  • PENETAPAN HARGA JUAL

  • Strategi Penetapan Harga Berdasarkan Nilai Pelangg...

  • Enam Kesalahan Penetapan Harga Terbesar

  • POWER PRICING

  • Kebijakan Penetapan Harga Produk

  • Tujuan Strategi Penetapan Harga Bagi Perusahaan Bi...

  • Metode Penetapan Harga Dengan Pendekatan Biaya


  • Metode Penetapan Harga Dengan Pendekatan Biaya

  • Segmentasi Targeting dan Positioning (2)
    Segmentasi dan Targeting. Positioning (1)
    Segmentasi Pasar , Penentuan Target Pasar dan Positioning
    Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP)
    STP dan 4P
    Positioning Berdasarkan Nilai
    Apa itu Positioning (Pengertian Positioning)
    Strategi Repositioning (reposisi suatu produk)
    Positioning Strategy
    Empat Kriteria Yang Menentukan Positioning
    Positioning Menurut Manfaat
    Positioning Berdasarkan Kategori
    Positioning Berdasarkan Atribut


    http://mycopypast.blogspot.com/


    Selengkapnya...

     
    BAURAN PEMASARAN MARKETING MIX BRAND-MEREK INTERNET MARKETING KONSUMEN PEMASARAN PERENCANAAN PEMASARAN POSITIONING PRICING SEGMENTASI PASAR TARGET PASAR MARKETING PLAN SALES & MARKETING MYCOPYPASTE.
    Simplicity Edited by MYCOPYPASTE